rss
twitter
  •  

Subdomain wildcard pada Ubuntu dengan bind9 – Part II

| Posted in Programming, ubuntu |

1

Menyambung artikel sebelumnya, kali ini kita akan membuat konfigurasi Virtual Host agar setiap request yang masuk langsung diarahkan ke domain utama.
Pertama, edit file konfigurasi default apache: /etc/apache2/sites-available/default
Ubah nilai NameVirtualHost dan VirtualHost menjadi *

$ sudo pico /etc/apache2/sites-available/default

sehingga menjadi:

NameVirtualHost *
<VirtualHost *>
ServerAdmin webmaster@localhost

DocumentRoot /var/www/
<Directory />
Options FollowSymLinks
AllowOverride None
</Directory>
<Directory /var/www/>
Options Indexes FollowSymLinks MultiViews
AllowOverride None
Order allow,deny
allow from all
</Directory>

ScriptAlias /cgi-bin/ /usr/lib/cgi-bin/
<Directory “/usr/lib/cgi-bin”>
AllowOverride None
Options +ExecCGI -MultiViews +SymLinksIfOwnerMatch
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>

ErrorLog /var/log/apache2/error.log

# Possible values include: debug, info, notice, warn, error, crit,
# alert, emerg.
LogLevel warn

CustomLog /var/log/apache2/access.log combined
ServerSignature On

Alias /doc/ “/usr/share/doc/”
<Directory “/usr/share/doc/”>
Options Indexes MultiViews FollowSymLinks
AllowOverride None
Order deny,allow
Deny from all
Allow from 127.0.0.0/255.0.0.0 ::1/128
</Directory>

</VirtualHost>

Kemudian buat file konfigurasi Virtual Host baru untuk domain kita.

$ sudo pico /etc/apache2/sites-available/situskita.tld

Kita akan menambahkan ServerAlias yang akan mengarahkan semua request *.situskita.tld ke domain utama.Dan arahkan DocumentRoot ke lokasi kerja anda.

VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0 (from 0 votes)

Subdomain wildcard pada Ubuntu dengan bind9

| Posted in Programming, ubuntu |

7

Ada kasus seperti ini, kita akan membuat sebuah website komunitas yang nanti nya para pengunjung bisa mendaftar sebagai anggota. Dan setiap anggota masing-masing akan mendapatkan alamat URL: http://namauser.situskita.com/
Kelihatannya tampak mudah bukan?
Tinggal membuatkan Virtual Host untuk masing-masing anggota, dan daftarkan subdomainnya.

Namun permasalahannya adalah, kita ingin subdomain tersebut hanya sebagai identitas, dan bukan berupa direktori khusus untuk masing-masing anggota terdaftar. Dan yang lebih penting lagi, setiap yang baru mendaftar akan langsung mendapatkan alamat subdomainnya secara otomatis, tanpa campur tangan kita. Bayangkan jika ada 100 pengunjung yang mendaftar, dan semua itu harus kita buat secara manual. Akan sangat membuang waktu dan tenaga bukan?

Ini dibutuhkan jika kita ingin membuat situs komunitas, atau contohnya seperti situs jaringan pertemanan. Setiap anggota yang terdaftar akan mendapatkan alamat sendiri untuk menampilkan profil, blog, atau content lainnya.

Untuk mengatasi masalah itu kita akan menggunakan yang namanya “Subdomain Wildcard”. Dengan subdomain wildcard, kita hanya butuh 1 domain yang digunakan untuk memproses semua request subdomain. Artinya, semua yang xxx.domainutama.com, yyy.domainutama.com, zzz.domainutama.com akan diarahkan ke domainutama.com. Yang nantinya script PHP pada domainutama.com yang akan memprosesnya dan menampilkan halaman anggota tersebut.

Sebelumnya, kita akan membutuhkan DNS Server untuk membuat subdomain wildcard ini. Dengan membuat DNS Zone baru untuk domain yang akan digunakan.
Sebagai test untuk di mesin lokal, kita akan membuat domain bohongan yang hanya bisa jalan di jaringan lokal kita saja.
Domain yang digunakan: www.situskita.tld
IP Mesin kita: 192.168.1.2

Install paket bind9 untuk DNS Server nya (Jika belum ada)

$ sudo apt-get install bind9

setelah install, kita akan membuat DNS Zone baru. Jika anda sudah memiliki konfigurasi DNS sendiri, dan akan menggunakannya, silahkan lewati bagian ini. Lanjutkan ke tahap selanjutnya.

$ sudo pico /etc/bind/named.conf.local

Tambahkan baris berikut ini:

zone “situskita.tld” {
type master;
file “/etc/bind/db.situskita.tld”;
notify no;
};

Disini kita membuat zona baru untuk domain “situskita.tld”, dan konfigurasi nya terletak pada file “/etc/bind/db.situskita.tld”
Jika ingin menggunakan konfigurasi DNS zone yang sudah ada, anda hanya tinggal menambahkan baris berikut pada konfigurasi anda:

* A 192.168.1.2

Kalau belum ada, maka kita akan membuatnya.

$sudo pico /etc/bind/db.situskita.tld

VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 10.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.9.13_1145]
Rating: +1 (from 1 vote)

Mempercantik desktop Ubuntu dengan Themes

| Posted in ubuntu |

2

Agar tampilan Dekstop anda tidak monoton, anda bisa mengambil themes dan window decorator dari situs berikut:

Ubuntu (Gnome):
http://www.gnome-look.org/

Kubuntu (KDE):
http://www.kde-look.org/

* Tidak perlu khawatir akan memberatkan system, karena themes ini bukan merupakan aplikasi tambahan atau aplikasi pihak ketiga. themes ini akan mengganti secara langsung. sehingga tidak menambah beban system.

Panduan:
Gnome:

  • Untuk tampilan themes secara keseluruhan, masuk ke menu: “GTK 2.X”
  • Untuk Window Border pada decorator Metacity (tanpa compiz), pilih menu “Metacity”
  • GDM Themes untuk mengganti tampilan Login Ubuntu
  • Untuk pengguna Compiz dan Emerald, masuk ke menu “Compiz”

Untuk mengaktifkan Themes, masuk ke “System => Preferences => Appearance”
Untuk mengganti Login Themes, masuk ke “System => Administration => Login Window”

KDE:

  • Klik di menu “Themes/Styles” untuk mengganti themes.
  • Untuk mengganti Window Decorations, klik pada “Window Decorations”, jika tanpa Compiz, klik pada sub-menu “Native KDE 3.2+”, untuk pengguna KDE 4 klik “Native KDE 4″ dan jika menggunakan Compiz klik pada “Compiz”
  • Jika ingin mengganti skema warna pada desktop anda, klik pada “Color Schemes”
  • Untuk mengganti Themes pada Login KDE, klik “KDM Themes”

Untuk merubah Themes, masuk ke “KMENU => System Settings”

VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.13_1145]
Rating: +1 (from 1 vote)

OpenProj, an alternative of Microsoft Project for Linux

| Posted in Tech-News, ubuntu |

2

OpenProj is a free, open source project management solution. OpenProj is a replacement of Microsoft Project and other commercial project solutions. The OpenProj solution has been download more than 375,000 times in the few months since launch and is being used in over 142 countries.

A free download of OpenProj is available here and is distributed under the CPAL license.

OpenProj is ideal for desktop project management and is available on Linux, Unix, Mac or Windows. It even opens existing Microsoft or Primavera files. OpenProj shares the industry’s most advanced scheduling engine with Project-ON-Demand and provides Gantt Charts, Network Diagrams (PERT Charts), WBS and RBS charts, Earned Value costing and more.

There is literally no time or effort involved in switching to OpenProj, and your teams can manage projects on any platform for free. Projity worked closely with leaders in the commercial and open source industries in preparation for the release of OpenProj. It is a welcome addition, not only for project management users, but also for users in all software segments.

Microsoft Project retails for $999.99, is installed on 7% of all Office desktops and drives over $1 billion in revenue for Microsoft. OpenProj fills an important gap in the desktop market, as a key component in the Office family of products now has a replacement available on Linux, Unix, Mac or Windows.

OpenProj was also selected for inclusion with Star Office suite boxes in Europe. The OpenProj solution has been translated into French, Spanish, German, Portuguese, Swedish, Finnish, Galician, Persian, Russian, Korean and Chinese.

screenshot:

Source:
http://openproj.org/openproj

VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 7.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0 (from 0 votes)

Menjalankan Compiz Fusion di Ubuntu

| Posted in ubuntu |

13

Jika menggunakan Ubuntu 8.04 dengan desktop Gnome, Compiz sudah bisa langsung digunakan. Jika menggunakan Kubuntu (desktop KDE) maka Compiz harus diinstall terlebih dahulu.
Install melalui Repository untuk memudahkan instalasi paket. Cari paket yang dibutuhkan dibawah ini melalui “Synaptic Package Manager” untuk Ubuntu, dan “Adept Package Manager” jika menggunakan Kubuntu.

Paket yang dibutuhkan (Ubuntu):

compiz, compizconfig-settings-manager, emerald (optional)

di Kubuntu:

compiz compizconfig-settings-manager compiz-kde compiz-fusion-plugins-main compiz-fusion-plugins-extra emerald librsvg2-common

Untuk menjalankan Compiz (jika belum aktif), tekan tombol ALT+F2
kemudian ketik:

compiz –replace

* jika anda tidak bisa mengaktifkan compiz, lihat pada bagian Troubleshooting dibawah

Untuk mengaktifkan berbagai efek, jalankan Advanced Desktop Effects Settings
Pilih efek dan animasi yang diinginkan
penting! semakin banyak efek yang jalan, akan semakin memberatkan dekstop anda.

selain window decorator default bawaan compiz, ada 3 pilihan decorator yang lain untuk menghasilkan tampilan border dan widget yang berbeda.
bagi pengguna Kubuntu:

kde-window-decorator –replace

Ubuntu (Gnome):

gtk-window-decorator –replace

dan untuk yang suka dengan emerald:

emerald –replace

emerald decorator memiliki tampilan yang lebih bagus. aktifkan emerald jika anda ingin menggunakan themes emerald.

Menjalankan otomatis Compiz
Di Ubuntu
Compiz sudah bisa jalan otomatis ketika start up.

*update:
Untuk menjalankan Emerald agar otomatis ketika startup:
Masuk ke “System => Preferences => Sessions”
pada tab “Startup Programs” klik “Add”
Isikan Name dengan “Emerald”
Kolom Command dengan “emerald –replace”
Description: “Emerald Theme Manager”

klik OK.
Jangan lupa untuk beri tanda centang pada pilihan “Enabled”

Untuk Kubuntu
jika belum auto start, perlu membuat file auto start.
buka Konsole, dan ketikkan:

echo “compiz –replace” > ~/.kde/Autostart/startcompiz.sh
chmod +x ~/.kde/Autostart/startcompiz.sh

perintah tersebut untuk membuat file autostart di folder /home/USER/.kde/Autostart
sehingga ketika KDE dijalankan, compiz akan otomatis langsung dijalankan.

jika menggunakan emerald, dan ingin otomatis dijalankan juga, ubah file startcompiz.sh menjadi:

compiz –replace &
emerald –replace &

Troubleshooting
Jika anda tidak bisa menjalankan Compiz Fusion ketika pertama kali digunakan, ada beberapa kemungkinan.
1, VGA anda belum support 3D Effects
2. VGA anda belum di support oleh Compiz
3, Driver VGA anda belum terinstall.
4, Driver telah terinstall, namun butuh Xserver-Xgl

VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.13_1145]
Rating: +1 (from 1 vote)