Tech-News

OpenProj, an alternative of Microsoft Project for Linux

OpenProj is a free, open source project management solution. OpenProj is a replacement of Microsoft Project and other commercial project solutions. The OpenProj solution has been download more than 375,000 times in the few months since launch and is being used in over 142 countries.

A free download of OpenProj is available here and is distributed under the CPAL license.

OpenProj is ideal for desktop project management and is available on Linux, Unix, Mac or Windows. It even opens existing Microsoft or Primavera files. OpenProj shares the industry’s most advanced scheduling engine with Project-ON-Demand and provides Gantt Charts, Network Diagrams (PERT Charts), WBS and RBS charts, Earned Value costing and more.

There is literally no time or effort involved in switching to OpenProj, and your teams can manage projects on any platform for free. Projity worked closely with leaders in the commercial and open source industries in preparation for the release of OpenProj. It is a welcome addition, not only for project management users, but also for users in all software segments.

Microsoft Project retails for $999.99, is installed on 7% of all Office desktops and drives over $1 billion in revenue for Microsoft. OpenProj fills an important gap in the desktop market, as a key component in the Office family of products now has a replacement available on Linux, Unix, Mac or Windows.

OpenProj was also selected for inclusion with Star Office suite boxes in Europe. The OpenProj solution has been translated into French, Spanish, German, Portuguese, Swedish, Finnish, Galician, Persian, Russian, Korean and Chinese.

screenshot:

Source:
http://openproj.org/openproj

ubuntu

Menjalankan Compiz Fusion di Ubuntu

Jika menggunakan Ubuntu 8.04 dengan desktop Gnome, Compiz sudah bisa langsung digunakan. Jika menggunakan Kubuntu (desktop KDE) maka Compiz harus diinstall terlebih dahulu.
Install melalui Repository untuk memudahkan instalasi paket. Cari paket yang dibutuhkan dibawah ini melalui “Synaptic Package Manager” untuk Ubuntu, dan “Adept Package Manager” jika menggunakan Kubuntu.

Paket yang dibutuhkan (Ubuntu):

compiz, compizconfig-settings-manager, emerald (optional)

di Kubuntu:

compiz compizconfig-settings-manager compiz-kde compiz-fusion-plugins-main compiz-fusion-plugins-extra emerald librsvg2-common

Untuk menjalankan Compiz (jika belum aktif), tekan tombol ALT+F2
kemudian ketik:

compiz –replace

* jika anda tidak bisa mengaktifkan compiz, lihat pada bagian Troubleshooting dibawah

Untuk mengaktifkan berbagai efek, jalankan Advanced Desktop Effects Settings
Pilih efek dan animasi yang diinginkan
penting! semakin banyak efek yang jalan, akan semakin memberatkan dekstop anda.

selain window decorator default bawaan compiz, ada 3 pilihan decorator yang lain untuk menghasilkan tampilan border dan widget yang berbeda.
bagi pengguna Kubuntu:

kde-window-decorator –replace

Ubuntu (Gnome):

gtk-window-decorator –replace

dan untuk yang suka dengan emerald:

emerald –replace

emerald decorator memiliki tampilan yang lebih bagus. aktifkan emerald jika anda ingin menggunakan themes emerald.

Menjalankan otomatis Compiz
Di Ubuntu
Compiz sudah bisa jalan otomatis ketika start up.

*update:
Untuk menjalankan Emerald agar otomatis ketika startup:
Masuk ke “System => Preferences => Sessions”
pada tab “Startup Programs” klik “Add”
Isikan Name dengan “Emerald”
Kolom Command dengan “emerald –replace”
Description: “Emerald Theme Manager”

klik OK.
Jangan lupa untuk beri tanda centang pada pilihan “Enabled”

Untuk Kubuntu
jika belum auto start, perlu membuat file auto start.
buka Konsole, dan ketikkan:

echo “compiz –replace” > ~/.kde/Autostart/startcompiz.sh
chmod +x ~/.kde/Autostart/startcompiz.sh

perintah tersebut untuk membuat file autostart di folder /home/USER/.kde/Autostart
sehingga ketika KDE dijalankan, compiz akan otomatis langsung dijalankan.

jika menggunakan emerald, dan ingin otomatis dijalankan juga, ubah file startcompiz.sh menjadi:

compiz –replace &
emerald –replace &

Troubleshooting
Jika anda tidak bisa menjalankan Compiz Fusion ketika pertama kali digunakan, ada beberapa kemungkinan.
1, VGA anda belum support 3D Effects
2. VGA anda belum di support oleh Compiz
3, Driver VGA anda belum terinstall.
4, Driver telah terinstall, namun butuh Xserver-Xgl

ubuntu

Failed to acquire org.gnome.SettingsDaemon

Sore ini balik dari kantor langsung nyalain laptop. Seperti biasa, boot ke Ubuntu Hardy (8.04).
Setelah memilih Ubuntu dari Grub, mulai tampak sesuatu yang janggal. loading Ubuntu berubah menjadi console mode, dan stuck pada salah satu baris cukup lama. Memang akhirnya sukses loading, dan masuk ke tampilan login GDM.

Namun masalah nya muncul setelah login.Sebelum tampilan desktop keluar, muncul jendela pesan error yang mengatakan bahwa terjadi kegagalan pada saat memulai GNOME Settings Daemon.
Pesan kesalahannya seperti berikut:

GNOME Settings Daemon

Setelah itu desktop tampil secara normal. Tapi tampaknya memang ada yang salah dengan GNOME. Saya pun langsung tekan tombol restart untuk memastikannya.

Ketika restart, masalah yang sama terjadi lagi. Dan jendela pesan error ini muncul kembali.
Kelihatannya memang ada kegagalan pada saat memulai “gnome-settings-manager”.
Untuk memastikannya, saya coba jalankan melalui Terminal.
$ sudo gnome-settings-manager

Dan keluarannya seperti ini:
** (gnome-settings-daemon:6794): WARNING **: Failed to acquire org.gnome.SettingsDaemon
** (gnome-settings-daemon:6794): WARNING **: Could not acquire name

Upps… Google pun jadi senjata pamungkas.
Berdasarkan hasil penelusuran, tampaknya masalah ini merupakan bugs. bisa dilihat pada:
https://bugs.launchpad.net/ubuntu/+source/gnome-settings-daemon/+bug/199960/+activity

Dan untungnya, saya menemukan solusi untuk masalah ini.
Caranya dengan mengubah 2 file berikut:

ubuntu

Install Ubuntu 8.04 dari USB Flashdisk

Berikut panduan singkat instalasi Ubuntu dari USB Flashdisk.

Kenapa menggunakan Flashdisk?
1. Loading lebih cepat.
2. Menghemat optik CD/DVDROM
3, Buat yang mendapatkan Ubuntu via download, tidak perlu burning ke CD terlebih dahulu.

Requirement:
1. USB Flashdisk minimal 1GB.
2. Sistem Operasi Linux (prefer Ubuntu) untuk menseting flashdik.
3. Pastikan komputer anda bisa booting dari USB

Langkah-langkah:
1. Download file iso Ubuntu 8.04 melalu situs resmi atau di di server mirror:
http://www.ubuntu.com/
ftp://kambing.ui.edu/pub/
ftp://dl2.foss-id.web.id/iso/ubuntu/releases/

2. Download file isostick.sh berikut ini, dan gabungkan dalam satu folder dengan iso ubuntu.
$ wget http://www.startx.ro/sugar/isotostick.sh

3. Buat usb flashdisk anda agar bisa bootable.
$ sudo parted /dev/sdb set 1 boot on

PERHATIAN: /dev/sdb adalah lokasi USB flashdisk anda. Ubah lokasi nya jika flashdisk anda terbaca di lokasi yang lain. PASTIKAN lokasi flashdisk anda telah benar.

4. Jalankan script isostick.sh tadi dan buat bootdisk nya ke flashdisk anda.
$ sudo ./isotostick.sh ubuntu-8.04-desktop-i386.iso /dev/sdb1

5. Tunggu beberapa saat, dan jika semua nya benar dan lancar, selanjutkan akan muncul pesan seperti:
….
Installing boot loader
USB stick set up as live image!

6. Setelah selesai, unmount flashdisk anda, dan restart komputer. ubah urutan booting agar boot awal dari USB.

Selamat Mencoba

*semoga berhasil!*

Just a joke

Funny Linux Commands

Some funny commands at Linux:

enjoy it:

% cat “food in cans”
cat: can’t open food in cans

% nice man woman
No manual entry for woman.

% “How would you rate Quayle’s incompetence?
Unmatched “.

% Unmatched “.
Unmatched “.

% [Where is Jimmy Hoffa?
Missing ].

% ^How did the sex change operation go?^
Modifier failed.

% If I had a ( for every $ the Congress spent, what would I have?
Too many (‘s.

% make love
Make: Don’t know how to make love. Stop.

% sleep with me
bad character

% got a light?
No match.

% man: why did you get a divorce?
man:: Too many arguments.

% !:say, what is saccharine?
Bad substitute.

% %blow
%blow: No such job.

% \(-
(-: Command not found.

$ PATH=pretending! /usr/ucb/which sense
no sense in pretending!

$ drink matter
matter: cannot create

From:
http://frankmash.blogspot.com/2006/03/linux-commands-funny-linux-commands.html

ubuntu

apt-get behind proxy on KUbuntu

Menyambung tulisan saya sebelumnya, tentang koneksi disini yang mesti pake proxy kejam. kali ini saya melanjutkan tentang permasalahan untuk update/install paket melalui apt-get/adept manager.

Meskipun environment KDE telah di set proxy nya secara global, tapi untuk apt-get, kita tetap harus mendaftarkan variabel http_proxy sesuai dengan proxy yang kita gunakan. caranya adalah dengan menambahkan baris alamat proxy kita pada file “/etc/bash.bashrc

export http_proxy=”http://username:[email protected]:8080″

Jika proxy tidak membutuhkan autentikasi, maka hapus “username:[email protected]” dan langsung tulis alamatnya beserta port “http://proxy.address.com:8080“.
Anda harus selalu memperbarui baris ini jika username atau password anda selalu berubah-ubah juga.

Namun cara ini hanya bekerja jika anda menjalankan apt-get melalui command line di konsol. Jika anda ingin menggunakan GUI Adept Manager maka anda juga harus menambahkan alamat proxy anda pada file “/etc/apt/apt.conf.d/70debconf“.
caranya:

  • Periksa apakah sudah terdapat file “/etc/apt/apt.conf”, Jika sudah ada, hapus baris Acquire::http::proxy “false”; (abaikan jika tidak ditemukan)
  • Tambahkan Acquire::http::proxy “http://username:[email protected]ddress.com:8080″; pada “/etc/apt/apt.conf.d/70debconf”:

Anda bisa melihat setingan apa saja yang terdapat pada apt-get dengan menjalankan perintah apt-config dump.

Yup, beginilah yang saya lakukan agar adept-manager saya bisa melakukan update dan install paket.

Mudah-mudahan informasi ini berguna.. ^^v

Programming

Mempercepat Koneksi dengan SSH Tunneling

Artikel ini hanya untuk pembelajaran, penulis tidak bertanggung jawab atas segala akibat dari penggunaan artikel ini.
Bukan maksud nakut-nakutin kok. cuma disclaimer pembukaan aja
*pura-pura nya artikel keren gitu*
Ini adalah tutorial singkat dan pendek yang penjelasannya bertele-tele.
hehehehe… ^^v

Jadi begini, kita tau sendiri gimana kualitas koneksi internet kita saat ini. Masih sedikit orang yang bisa menikmati koneksi broadband tanpa batas dan tanpa masalah. Dan bagi kita kita para “Fakir Bandwith”, hanya bisa pasrah dengan kondisi saat ini.

Tapi namanya orang kalo lagi kepepet bin kejepit, pasti bisa aja nemu cara buat ngakalinnya. Sama seperti kalo orang di kejer anjing, yang tadinya lagi sakit encok tiba-tiba bisa lari sekencang atlit nasional..
Jadi OOT, cuma sebagai ungkapan kok. buat memperpanjang artikel. hehe…

Langsung to the point deh, sebenernya artikel ini udah banyak yang “mengedarkannya”
Tapi saya cuma ikut-ikutan meramaikannya aja. siapa tau ada yang belum tau..

Untuk bisa SSH Tuneling, beberapa hal penting:
1. Memiliki account ke SSH Server
2. SSH server support tunnel
3. Komputer anda memiliki SSH client
4. Koneksi Internet di SSH Server lebih kencang (baca: Sangat Kencang)
5. SANGAT DISARANKAN server SSH terletak pada jalur IIX.
6. Anda memiliki koneksi internet (lha iya dong..)
7. Sabar…

Untuk yang pertama, saya akan menjelaskan cara SSH Tunneling menggunakan OS Linux. dan Linux yang saya gunakan adalah Ubuntu 7.10 (Gutsy Gibbon)