Archive for the ‘Tech-News’ Category

Google has change the Google Search Favicon

Friday, May 30th, 2008 |

Baru sadar, waktu lagi nyari sesuatu di Google, ada yang beda pada tampilan halaman Google.
Favicon Google berubah. favicon itu yang ada disebelah alamat URL pada address bar, dan juga biasanya ada di tab browser.

Biasanya selama ini favicon Google adalah huruf G dengan uppercase.
Sekarang jadi huruf g dengan lowercase.

Google Favicon

Tapi ternyata tidak semua mirror Google yang berubah. Pada beberapa negara masih menggunakan favicon yang biasa. Setidaknya pada mirror Google di Indonesia, Prancis, Italy, Belanda, Rumania, dan Malaysia faviconnya berubah.
Bahkan di server utama nya http://www.google.com/ masih menggunakan favicon yang standar kebesaran Google.

Yah, biar tidak bosan kali…

Fedora 9 Release

Friday, May 16th, 2008 |

fedora 9

Fedora is a Linux-based operating system that showcases the latest in free and open source software. Fedora is always free for anyone to use, modify, and distribute. It is built by people across the globe who work together as a community: the Fedora Project. The Fedora Project is open and anyone is welcome to join.

The Fedora Project is out front for you, leading the advancement of free, open software and content.

Fedora 9 codename ‘Sulphur’ has been release at 13th, May 2008. Fedora 9 continues to build upon a tradition of innovation as the community Linux distribution that offers the latest, cutting-edge features with continued delivery of quality and impact. It features the first non-destructive live USB with persistence, and marks the first major KDE 4-based distribution. Other highlights include improvements and enhancements for OpenJDK, GNOME 2.22, NetworkManager, PackageKit, the Anaconda installer and Firefox 3 Beta 5 browser, among others.

The Fedora 9 Live images can now be added to an existing USB key using either a Linux or Windows application, without the need to remove data, repartition or reformat the USB key, resulting in a bootable, portable Fedora system. Using the persistence feature, users can download and store data, and remove and add software as on any normal Fedora system. We believe that this non-destructive, persistent live USB system is the first of its kind, anywhere.

Fedora’s KDE team, a community effort led by volunteer contributors, has integrated KDE 4 into Fedora 9. KDE 4 includes a new desktop and panel with many enhanced concepts, an integrated desktop search feature, a new visual style, and a new multimedia API and hardware integration framework. Fedora 9 also includes FreeIPA, a powerful new toolset for system administrators to manage identity policy and auditing across mixed computing environments. These additions to Fedora 9 are a testament to Fedora’s focus on leading advancement in free and open source software.

read the full press release.


Get Fedora 9 here.

Download Mirror on Indonesia (IIX):


See the screnshoots
fedora 9 fedora 9 fedora 9 (more…)

OpenProj, an alternative of Microsoft Project for Linux

Thursday, May 15th, 2008 |

OpenProj is a free, open source project management solution. OpenProj is a replacement of Microsoft Project and other commercial project solutions. The OpenProj solution has been download more than 375,000 times in the few months since launch and is being used in over 142 countries.

A free download of OpenProj is available here and is distributed under the CPAL license.

OpenProj is ideal for desktop project management and is available on Linux, Unix, Mac or Windows. It even opens existing Microsoft or Primavera files. OpenProj shares the industry’s most advanced scheduling engine with Project-ON-Demand and provides Gantt Charts, Network Diagrams (PERT Charts), WBS and RBS charts, Earned Value costing and more.

There is literally no time or effort involved in switching to OpenProj, and your teams can manage projects on any platform for free. Projity worked closely with leaders in the commercial and open source industries in preparation for the release of OpenProj. It is a welcome addition, not only for project management users, but also for users in all software segments.

Microsoft Project retails for $999.99, is installed on 7% of all Office desktops and drives over $1 billion in revenue for Microsoft. OpenProj fills an important gap in the desktop market, as a key component in the Office family of products now has a replacement available on Linux, Unix, Mac or Windows.

OpenProj was also selected for inclusion with Star Office suite boxes in Europe. The OpenProj solution has been translated into French, Spanish, German, Portuguese, Swedish, Finnish, Galician, Persian, Russian, Korean and Chinese.

screenshot:

Source:
http://openproj.org/openproj

Funny Linux Commands

Thursday, March 27th, 2008 |

Some funny commands at Linux:

enjoy it:

% cat “food in cans”
cat: can’t open food in cans

% nice man woman
No manual entry for woman.

% “How would you rate Quayle’s incompetence?
Unmatched “.

% Unmatched “.
Unmatched “.

% [Where is Jimmy Hoffa?
Missing ].

% ^How did the sex change operation go?^
Modifier failed.

% If I had a ( for every $ the Congress spent, what would I have?
Too many (’s.

% make love
Make: Don’t know how to make love. Stop.

% sleep with me
bad character

% got a light?
No match.

% man: why did you get a divorce?
man:: Too many arguments.

% !:say, what is saccharine?
Bad substitute.

% %blow
%blow: No such job.

% \(-
(-: Command not found.

$ PATH=pretending! /usr/ucb/which sense
no sense in pretending!

$ drink matter
matter: cannot create

From:
http://frankmash.blogspot.com/2006/03/linux-commands-funny-linux-commands.html

Against Spam with GMail

Thursday, March 27th, 2008 |

Mungkin sudah pada tahu kalau GMail punya trik untuk alamat email kita. Contohnya adalah penggunaan “+” dan “.” pada nama email kita. Fitur ini bisa kita manfaatkan untuk menyaring sumber email agar terhindar dari spam.

Contohnya, jika kita punya alamat email “namasaya@gmail.com, maka kita bisa menambahkan string baru di nama email kita dengan menambahkan “+” menjadi “namasaya+baru@gmail.com“. Alamat email ini akan tetap masuk ke inbox GMail kita. Yang nantinya bisa kita tambahkan ke dalam filter email kita.
Lainnya, kita juga bisa menambahkan “.” pada nama email kita menjadi “na.ma.say.a@gmail.com” atau “….na.m.a.s.a.y.a…@gmail.com“. Tentu saja email yang terkirim ke alamat tersebut akan tetap masuk ke inbox kita.

Hal ini berguna untuk menyaring sumber email yang datang. Misalkan kita perlu mendaftar ke suatu website yang mengharuskan kita untuk mencantumkan alamat email kita. Sedangkan kita tidak percaya apakah aman mencantumkan alamat email kita disitu. Dengan trik ini, kita akan bisa mengetahui, website tersebut bisa dipercaya atau tidak.
Pada saat mencantumkan alamat email, tambahkan “+” sehingga menjadi “namasaya+websiteanu@gmail.com“. Dan ketika kita mendapatkan email di inbox kita dengan isi dan sumber yang tidak jelas dan ditujukan ke alamat tadi, maka bisa kita pastikan bahwa website tadi tidak bisa dipercaya. Bisa jadi dia menjual alamat email anda ke pihak lain, atau menggunakannya sendiri untuk hal-hal yang tidak berkaitan (baca: Spam). Dengan begitu anda bisa memasukkan website tadi ke daftar-hitam anda.
Namun cara ini tidak selalu berhasil. Beberapa website menolak penggunaan “+” pada alamat email. Sehingga kita perlu menggunakan trik lain. Gunakan saja “.” pada nama email anda menjadi “nam.a.saya@gmail.com“. Usahakan agar selalu unik. Artinya pola titik yang anda gunakan berbeda untuk tujuan masing-masing, agar memudahkan anda mengingat dimana anda memberikan alamat email tersebut.

catatan: Jika username terdaftar anda adalah “namasaya“, maka anda tidak bisa melakukan login dengan menggunakan “.” menjadi “nam.a.saya“. Ketika login anda tetap harus menggunakan username asli anda. Kecuali ketika pertama mendaftar anda telah menggunakan “.” pada username anda.

Trik lain yang lebih menarik adalah menggunakan alamat “@googlemail.com“. Anda bisa menggunakan alamat email “namasaya@googlemail.com” sama seperti “namasaya@gmail.com. Keduanya milik Google, dan akan masuk ke inbox yang sama. Maksudnya, jika anda telah memiliki account “namasaya@gmail.com“, maka anda bisa menggunakan “namasaya@googlemail.com” tanpa perlu mendaftar lagi. Jadi seakan-akan anda memiliki 2 alamat email (*).
Dengan menggabungkan trik yang sebelumnya, maka kita akan memiliki filter yang lebih lengkap lagi. “..na.ma.sa.y.a+websitexxx@googlemail.com” akan tetap masuk ke inbox “namasaya@gmail.com“. Ketika ada email spam yang masuk dengan tujuan alamat tersebut, kita bisa langsung memberikan penyaringan pada inbox kita agar setiap email yang masuk dengan tujuan alamat email tersebut langsung diarahkan sebagai spam, atau langsung hapus.

Dengan begini kita bisa sedikit merasa lebih aman dalam memberikan alamat email kita. Sehingga inbox kita bisa lebih bersih dari spam.
Memang filter spam di GMail sendiri sudah lebih baik. Saya sendiri sangat jarang sekali mendapatkan email spam. Bahkan hampir tidak pernah, meskipun sering mendaftarkan email saya ke banyak situs.
Namun kita sebagai pengguna, akan lebih baik kalau selalu bersikap “cari aman” dalam ber-internet. Terutama kepada pihak yang sering menjual alamat email kita kepada pihak lain. Untuk itu lah trik ini sangat berguna.

Semoga bermanfaat. ^^’

(*): Penjelasan kenapa Google memiliki 2 domain (GMail dan Googlemail) untuk alamat email bisa dibaca disini:
- http://mail.google.com/mail/help/intl/en-GB/googlemail.html
- http://news.bbc.co.uk/1/hi/business/4354954.stm

About Me

Here I'll share my knowledge, discovery and experience related to my hobby and work. Most articles on this site are related to daily life, hobbies, programming, and linux. More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader
Find entries :