rss
twitter
  •  

Pengemis Modern

| Posted in For life.. |

1

Beberapa hari yang lalu, saya diajak temen potong rambut di Salon Majiwaru. Buat yang ga tau, itu salon buat Harajuku Style, terletak di Jl.Kalimantan no.11, depan SMA 3 Bandung. *bantuin promosiin dikit*

Singkat cerita, abis dari kantor kita pun langsung cabut kesana. Sampe diperempatan, kebetulan kena lampu merah. Kita pun berhenti disamping trotoar pembatas jalur ditengah, persis disamping tiang lampu merah nya.

Dibawah tiang lampu merah itu, ada seorang pengemis bapak2 yang duduk bersandar ditiang. Melihatnya tentu bikin sedikit iba, gimana engga, muka nya (tepatnya kepalanya) sebelah kanan tampak sangat tidak normal. entah itu tumor atau apa lah, yang jelas tidak normal. Dengan kondisi begitu, tentu nya dia hanya bisa melihat dengan satu mata disebelah kiri nya.Pakaiannya lusuh, banyak sobek disana sini. kaki nya pun banyak bekas luka.

Kita berdua pun sedikit2 memandang sang bapak tersebut. Kelihatan menyedihkan gitu. Ada muncul niat mau sedikit memberi sedekah ala kadar nya deh.

Namun suatu pemandangan sangat mengejutkan kita berdua, si bapak itu tampak tersentak, lalu merogoh kantong di tas pinggangnya. Lalu mengeluarkan sesuatu yang bentuknya sangat kita kenal. Dengan sedikit disembunyikan, jempol nya pun sibuk menekan-nekan tombol pada “sesuatu” itu.

VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0 (from 0 votes)

Japanese Culture Fest @Bandung

| Posted in For life.. |

0

Perhimpunan Alumni dari Jepang daerah Jawa Barat Bekerjasama dengan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia Mempersembahkan:

JAPANESE CULTURE FEST

Acara:

  • Pentas Musik Jepang
  • Lomba Manga
  • Cosplay (Anime & Original)
  • Seminar Budaya Jepang
  • Yukata Fashion Show
  • Demo Kendo
  • Aikido
  • Etc

Waktu:
Sabtu, 15 Desember 2007
Mulai Pukul 10:00 – 19:30 WIB

Lokasi:
BEC Food Court Lantai 3
Jl, Purnawarman 13-15 BANDUNG

VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0 (from 0 votes)

Sense of Life

| Posted in For life.. |

2

Pernah ada yang tanya, “Kenapa di setiap blog, situs, forum, dan sebagainya, aku selalu menyertakan kalimat Sense of Life??”

Well, memang aku selalu ngebawa kalimat ini kemana-mana. Sudah jadi Trademark bagiku untuk menggunakan kalimat ini. 3 kata yang bagi ku maknanya sangat dalam. dan aku suka itu.

Sebenernya awal mula aku dapet kalimat ini dari judul lagu band jepang yang aku suka banget. Do As Infinity. Judul lagunya yah “Sense of Life
Lagunya enak, tenang, santai, dan easy listening. Dari seringnya dengerin lagu ini, lama-lama kalimat “Sense of Life” jadi kebawa-bawa terus.

Gitu aja? iyah gitu aja. Tapi bagi aku gak se-simple itu artinya. Karena “Sense of Life” itu bisa berarti cara pandang orang terhadap hidupnya. dan setiap orang pasti punya “Sense of Life”-nya masing-masing.

Iseng-iseng browsing, nemu artikel ini:

“A Sense of Life is an emotional evaluation of the world. It is subconsciously formed through a process of emotional integration. It integrates one’s emotions and value-judgments. Since it is an automatic process, it begins with one’s first emotional judgments about the world long before the capacity to rationally judge the world has been achieved. It is because of this that one’s Sense of Life can differ radically from one’s explicit metaphysical view. Although the two relate, and affect one another, there is no causal connection.

A Sense of Life differs from simple emotions. It is not an emotional evaluation of one’s metaphysical views, whether implicit or explicit. A Sense of Life is not programmed by a single evaluation. It is an integration of countless evaluations. Over the course of one’s life, it integrates emotions and value-judgments related to all aspects of living. A Sense of Life is the sum of these emotions and value-judgments. This is the method by which it acts as an emotional evaluation of the world. Not directly through a concept of the world and an appropriate judgment, but a complex summation of judgments about every aspect of the world one has made.”
*from: http://importanceofphilosophy.com/Esthetics_SenseOfLife.html


Prinsip hidupku:
Jalanin semuanya menurut apa yang aku mau dan apa yang menurut aku bener.
Hidup selalu optimis, ga ada waktu buat pesimis.
Life only once, just enjoy it.
Never be afraid to push the boundaries, coz its Sense of Life

VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 0 (from 0 votes)

Kebesaran Sriwijaya yang nyaris tak tersisa

| Posted in For life.. |

20

palembang

Kenapa mayoritas orang Palembang di Sumatra Selatan mirip China, walau ia
beragama Islam? Itulah sebagian ‘sisa hidup’ peninggalan Kerajaan Sriwijaya
yang pernah
berjaya di kawasan Asia. Kerajinan tenun songket khas Palembang, pakaian
adat Palembang yang mirip China, dan tari-tarian tradisional, termasuk
peninggalan Sriwijaya yang hingga kini masih dapat kita nikmati. Apakah
empek-empek juga termasuk jenis udapan yang sudah dikenal pada masa
Sriwijaya berjaya? Mungkin saja begitu.

Pada abad ke 7 hingga 13 M, Sriwijaya mengalami zaman keemasan. Sebagai
kerajaan maritim, namanya dikenal hingga ke mancanegara. Kekuatan maritim dapat
dilacak dari peninggalan kemudi kapal Sriwijaya yang ditemukan di
Sungai Buah, Palembang, pada 1960-an. Kemudi yang terbuat dari kayu onglen
hitam itu panjangnya mencapai delapan meter. Tak heran kalau armada kapal
milik Sriwijaya mampu berlayar ke China dengan membawa komoditas perkebunan,
seperti cengkeh, pala, lada, timah, rempah-rempah, emas, dan perak.
Barang-barang itu dibeli
atau ditukar dengan porselin, kain katun, atau kain sutra.

VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 10.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.9.13_1145]
Rating: +3 (from 3 votes)

Pempek Kapal Selam yang bernilai gizi tinggi

| Posted in For life.. |

15


Pempek
atau Empek-empek adalah makanan khas Palembang yang terbuat dari ikan dan sagu. Penyajian pempek ditemani oleh saus berwarna hitam kecoklat-coklatan yang disebut cuka atau “cuko” (bahasa Palembang). Cuko dibuat dari air yang dididihkan, kemudian ditambah gula merah, cabe rawit tumbuk, bawang putih, dan garam. Cuko adalah teman makan pempek yang setia, dibuat pedas untuk menambah nafsu makan.

Jenis pempek yang terkenal adalah “pempek kapal selam” adalah telur ayam rebus yang dibungkus dengan adonan pempek dan digoreng dalam minyak panas. Ada juga yang lain seperti pempek lenjer, pempek bulat (atau terkenal dengan nama “ada’an”), pempek kulit ikan, pempek pistel (isinya irisan pepaya muda rebus yang sudah dibumbui), pempek telur kecil, dan pempek kriting.

Pempek bisa ditemukan dengan gampang di seantero Kota Palembang. Ada yang menjual di restoran, ada yang di gerobak, dan juga ada yang dipikul. Juga setiap kantin sekolah pasti ada yang menjual pempek. Tahun 1980-an, penjual pempek bisa memikul 1 keranjang pempek penuh sambil berkeliling Kota Palembang jalan kaki menjajakan makanannya!

VN:F [1.9.13_1145]
Rating: 9.5/10 (2 votes cast)
VN:F [1.9.13_1145]
Rating: +2 (from 2 votes)