For Life

Kirim email ke masa depan

Kaget banget waktu buka email. di inbox ku ada pesan dengan subjek “Haloo aku yang xx tahun..!!” dengan pengirimnya adalah “Future me“??? dan dibuat tepat 1 tahun yang lalu (2007).

Penasaran, langsung klik deh. isinya yah pertanyaan-pertanyaan mengenai kabar ku sekarang, gimana kerjaan, lagi sibuk ngapain, dan juga cerita-cerita di masa ku tahun itu.
kok bisa???
baru sadar, tepat 1 tahun yang lalu saya mengirim email untuk diriku sendiri agar dibaca pada tepat 1 tahun yang akan datang.

Masih ingat permainan “Kapsul Waktu“?? dulu waktu masih kecil suka menyimpan bermacam2 barang termasuk surat yang kemudian disimpan di dalam botol atau kaleng yang tahan lama. Lalu dikubur disuatu tempat, yang nantinya untuk dibuka kembali dimasa depan.

Tentu mengasyikkan dan seru ketika kita kembali membuka catatan-catatan masa lalu yang terkubur bertahun-tahun lamanya. Kita jadi mengenang gimana kita dulu. Apakah cita-cita kita tercapai?

Nah konsep ini lah yang diberikan oleh situs “Future Me“.
Kita akan membuat catatan atau email yang tanggal kirimnya bisa kita tentukan sendiri. Bisa besok, bulan depan, tahun depan, atau beberapa tahun ke depan.
Seru bukan? gimana kaget nya kita ketika mendapatkan email dari masa lalu.
Gimana lucunya kenangan-kenangan kita dulu.

Sekarang gimana cara menggunakannya?
Gampang, kunjungi aja situs http://www.futureme.org/ kemudian langsung saja masukkan alamat email kita sendiri, atau bisa email orang lain jika kita tujukan ke orang lain. lalu isi subjek nya. Bisa gunakan kata-kata yang sangat heboh biar kita dimasa depan bisa terkaget-kaget membacanya.
Lalu ketikkan isi email nya. disini kita bisa isi apa saja, bisa tanya-tanya kabar, cerita gimana kita sekarang, atau apa pun.

Kemudian pilih, apakah email ini bersifat Private atau Public.
Jika private, email anda tidak akan bisa dibaca oleh pengunjung situs FutureMe.org
Sedangkan jika public, email anda bisa dibaca oleh pengunjung situs tersebut, namun tentunya dengan status Anonymous, dalam arti email anda tidak akan ditampilkan.

Nah yang paling penting tentu pemilihan tanggal kirim untuk email ini. Tentukanlah tanggal kapan akan dikirim. Tahun depan? atau 10 tahun lagi?
Lalu masukkan kode verifikasi, dan klik “Send”

FutureMe.org akan mengirimkan email verifikasi ke email tujuan. setelah verifikasi, email anda sudah tersimpan, dan akan dikirimkan pada tanggal yang telah anda pilih.
Anda juga bisa melakukan pendaftaran pada situs tersebut agar suatu saat anda bisa mengganti email tujuan anda.

Setelah semua nya selesai, lupakanlah kalo anda telah mengirimkan email ke masa depan. Tentunya akan lebih seru bukan kalau anda tidak ingat sama sekali?? daripada menunggu-nunggu email nya datang.

Hallo aku di masa depan…

ubuntu

apt-get behind proxy on KUbuntu

Menyambung tulisan saya sebelumnya, tentang koneksi disini yang mesti pake proxy kejam. kali ini saya melanjutkan tentang permasalahan untuk update/install paket melalui apt-get/adept manager.

Meskipun environment KDE telah di set proxy nya secara global, tapi untuk apt-get, kita tetap harus mendaftarkan variabel http_proxy sesuai dengan proxy yang kita gunakan. caranya adalah dengan menambahkan baris alamat proxy kita pada file “/etc/bash.bashrc

export http_proxy=”http://username:[email protected]:8080″

Jika proxy tidak membutuhkan autentikasi, maka hapus “username:[email protected]” dan langsung tulis alamatnya beserta port “http://proxy.address.com:8080“.
Anda harus selalu memperbarui baris ini jika username atau password anda selalu berubah-ubah juga.

Namun cara ini hanya bekerja jika anda menjalankan apt-get melalui command line di konsol. Jika anda ingin menggunakan GUI Adept Manager maka anda juga harus menambahkan alamat proxy anda pada file “/etc/apt/apt.conf.d/70debconf“.
caranya:

  • Periksa apakah sudah terdapat file “/etc/apt/apt.conf”, Jika sudah ada, hapus baris Acquire::http::proxy “false”; (abaikan jika tidak ditemukan)
  • Tambahkan Acquire::http::proxy “http://username:[email protected]:8080″; pada “/etc/apt/apt.conf.d/70debconf”:

Anda bisa melihat setingan apa saja yang terdapat pada apt-get dengan menjalankan perintah apt-config dump.

Yup, beginilah yang saya lakukan agar adept-manager saya bisa melakukan update dan install paket.

Mudah-mudahan informasi ini berguna.. ^^v

For Life

Pengemis Modern

Beberapa hari yang lalu, saya diajak temen potong rambut di Salon Majiwaru. Buat yang ga tau, itu salon buat Harajuku Style, terletak di Jl.Kalimantan no.11, depan SMA 3 Bandung. *bantuin promosiin dikit*

Singkat cerita, abis dari kantor kita pun langsung cabut kesana. Sampe diperempatan, kebetulan kena lampu merah. Kita pun berhenti disamping trotoar pembatas jalur ditengah, persis disamping tiang lampu merah nya.

Dibawah tiang lampu merah itu, ada seorang pengemis bapak2 yang duduk bersandar ditiang. Melihatnya tentu bikin sedikit iba, gimana engga, muka nya (tepatnya kepalanya) sebelah kanan tampak sangat tidak normal. entah itu tumor atau apa lah, yang jelas tidak normal. Dengan kondisi begitu, tentu nya dia hanya bisa melihat dengan satu mata disebelah kiri nya.Pakaiannya lusuh, banyak sobek disana sini. kaki nya pun banyak bekas luka.

Kita berdua pun sedikit2 memandang sang bapak tersebut. Kelihatan menyedihkan gitu. Ada muncul niat mau sedikit memberi sedekah ala kadar nya deh.

Namun suatu pemandangan sangat mengejutkan kita berdua, si bapak itu tampak tersentak, lalu merogoh kantong di tas pinggangnya. Lalu mengeluarkan sesuatu yang bentuknya sangat kita kenal. Dengan sedikit disembunyikan, jempol nya pun sibuk menekan-nekan tombol pada “sesuatu” itu.

Programming

Mempercepat Koneksi dengan SSH Tunneling

Artikel ini hanya untuk pembelajaran, penulis tidak bertanggung jawab atas segala akibat dari penggunaan artikel ini.
Bukan maksud nakut-nakutin kok. cuma disclaimer pembukaan aja
*pura-pura nya artikel keren gitu*
Ini adalah tutorial singkat dan pendek yang penjelasannya bertele-tele.
hehehehe… ^^v

Jadi begini, kita tau sendiri gimana kualitas koneksi internet kita saat ini. Masih sedikit orang yang bisa menikmati koneksi broadband tanpa batas dan tanpa masalah. Dan bagi kita kita para “Fakir Bandwith”, hanya bisa pasrah dengan kondisi saat ini.

Tapi namanya orang kalo lagi kepepet bin kejepit, pasti bisa aja nemu cara buat ngakalinnya. Sama seperti kalo orang di kejer anjing, yang tadinya lagi sakit encok tiba-tiba bisa lari sekencang atlit nasional..
Jadi OOT, cuma sebagai ungkapan kok. buat memperpanjang artikel. hehe…

Langsung to the point deh, sebenernya artikel ini udah banyak yang “mengedarkannya”
Tapi saya cuma ikut-ikutan meramaikannya aja. siapa tau ada yang belum tau..

Untuk bisa SSH Tuneling, beberapa hal penting:
1. Memiliki account ke SSH Server
2. SSH server support tunnel
3. Komputer anda memiliki SSH client
4. Koneksi Internet di SSH Server lebih kencang (baca: Sangat Kencang)
5. SANGAT DISARANKAN server SSH terletak pada jalur IIX.
6. Anda memiliki koneksi internet (lha iya dong..)
7. Sabar…

Untuk yang pertama, saya akan menjelaskan cara SSH Tunneling menggunakan OS Linux. dan Linux yang saya gunakan adalah Ubuntu 7.10 (Gutsy Gibbon)

For Life

Kebesaran Sriwijaya yang nyaris tak tersisa

palembang

Kenapa mayoritas orang Palembang di Sumatra Selatan mirip China, walau ia
beragama Islam? Itulah sebagian ‘sisa hidup’ peninggalan Kerajaan Sriwijaya
yang pernah
berjaya di kawasan Asia. Kerajinan tenun songket khas Palembang, pakaian
adat Palembang yang mirip China, dan tari-tarian tradisional, termasuk
peninggalan Sriwijaya yang hingga kini masih dapat kita nikmati. Apakah
empek-empek juga termasuk jenis udapan yang sudah dikenal pada masa
Sriwijaya berjaya? Mungkin saja begitu.

Pada abad ke 7 hingga 13 M, Sriwijaya mengalami zaman keemasan. Sebagai
kerajaan maritim, namanya dikenal hingga ke mancanegara. Kekuatan maritim dapat
dilacak dari peninggalan kemudi kapal Sriwijaya yang ditemukan di
Sungai Buah, Palembang, pada 1960-an. Kemudi yang terbuat dari kayu onglen
hitam itu panjangnya mencapai delapan meter. Tak heran kalau armada kapal
milik Sriwijaya mampu berlayar ke China dengan membawa komoditas perkebunan,
seperti cengkeh, pala, lada, timah, rempah-rempah, emas, dan perak.
Barang-barang itu dibeli
atau ditukar dengan porselin, kain katun, atau kain sutra.

For Life

Pempek Kapal Selam yang bernilai gizi tinggi


Pempek
atau Empek-empek adalah makanan khas Palembang yang terbuat dari ikan dan sagu. Penyajian pempek ditemani oleh saus berwarna hitam kecoklat-coklatan yang disebut cuka atau “cuko” (bahasa Palembang). Cuko dibuat dari air yang dididihkan, kemudian ditambah gula merah, cabe rawit tumbuk, bawang putih, dan garam. Cuko adalah teman makan pempek yang setia, dibuat pedas untuk menambah nafsu makan.

Jenis pempek yang terkenal adalah “pempek kapal selam” adalah telur ayam rebus yang dibungkus dengan adonan pempek dan digoreng dalam minyak panas. Ada juga yang lain seperti pempek lenjer, pempek bulat (atau terkenal dengan nama “ada’an”), pempek kulit ikan, pempek pistel (isinya irisan pepaya muda rebus yang sudah dibumbui), pempek telur kecil, dan pempek kriting.

Pempek bisa ditemukan dengan gampang di seantero Kota Palembang. Ada yang menjual di restoran, ada yang di gerobak, dan juga ada yang dipikul. Juga setiap kantin sekolah pasti ada yang menjual pempek. Tahun 1980-an, penjual pempek bisa memikul 1 keranjang pempek penuh sambil berkeliling Kota Palembang jalan kaki menjajakan makanannya!

For Life

Benua Atlantis itu Indonesia??

Tulisan ini saya sadur langsung dari artikel di Pikiran Rakyat tahun lalu yang ditulis oleh Prof. Dr. H. PRIYATNA ABDURRASYID, Ph.D.
Artikel ini sudah lama, tapi cukup menarik juga untuk dibaca.Apakah benar Indonesia itu adalah benua Atlantis atau bukan, saya tidak berani komentar. Tapi kalaupun benar, hebat juga yah.

Plato (427 – 347 SM) menyatakan bahwa puluhan ribu tahun lalu terjadi berbagai letusan gunung berapi secara serentak, menimbulkan gempa, pencairan es, dan banjir. Peristiwa itu mengakibatkan sebagian permukaan bumi tenggelam. Bagian itulah yang disebutnya benua yang hilang atau Atlantis.

Penelitian mutakhir yang dilakukan oleh Aryso Santos, menegaskan bahwa Atlantis itu adalah wilayah yang sekarang disebut Indonesia. Setelah melakukan penelitian selama 30 tahun, ia menghasilkan buku Atlantis, The Lost Continent Finally Found, The Definitifve Localization of Plato’s Lost Civilization (2005). Santos menampilkan 33 perbandingan, seperti luas wilayah, cuaca, kekayaan alam, gunung berapi, dan cara bertani, yang akhirnya menyimpulkan bahwa Atlantis itu adalah Indonesia. Sistem terasisasi sawah yang khas Indonesia, menurutnya, ialah bentuk yang diadopsi oleh Candi Borobudur, Piramida di Mesir, dan bangunan kuno Aztec di Meksiko.