Archive for May 14th, 2008

Menjalankan Compiz Fusion di Ubuntu

Wednesday, May 14th, 2008

Jika menggunakan Ubuntu 8.04 dengan desktop Gnome, Compiz sudah bisa langsung digunakan. Jika menggunakan Kubuntu (desktop KDE) maka Compiz harus diinstall terlebih dahulu.
Install melalui Repository untuk memudahkan instalasi paket. Cari paket yang dibutuhkan dibawah ini melalui “Synaptic Package Manager” untuk Ubuntu, dan “Adept Package Manager” jika menggunakan Kubuntu.

Paket yang dibutuhkan (Ubuntu):

compiz, compizconfig-settings-manager, emerald (optional)

di Kubuntu:

compiz compizconfig-settings-manager compiz-kde compiz-fusion-plugins-main compiz-fusion-plugins-extra emerald librsvg2-common

Untuk menjalankan Compiz (jika belum aktif), tekan tombol ALT+F2
kemudian ketik:

compiz –replace

* jika anda tidak bisa mengaktifkan compiz, lihat pada bagian Troubleshooting dibawah

Untuk mengaktifkan berbagai efek, jalankan Advanced Desktop Effects Settings
Pilih efek dan animasi yang diinginkan
penting! semakin banyak efek yang jalan, akan semakin memberatkan dekstop anda.

selain window decorator default bawaan compiz, ada 3 pilihan decorator yang lain untuk menghasilkan tampilan border dan widget yang berbeda.
bagi pengguna Kubuntu:

kde-window-decorator –replace

Ubuntu (Gnome):

gtk-window-decorator –replace

dan untuk yang suka dengan emerald:

emerald –replace

emerald decorator memiliki tampilan yang lebih bagus. aktifkan emerald jika anda ingin menggunakan themes emerald.

Menjalankan otomatis Compiz
Di Ubuntu
Compiz sudah bisa jalan otomatis ketika start up.

*update:
Untuk menjalankan Emerald agar otomatis ketika startup:
Masuk ke “System => Preferences => Sessions”
pada tab “Startup Programs” klik “Add”
Isikan Name dengan “Emerald”
Kolom Command dengan “emerald –replace”
Description: “Emerald Theme Manager”

klik OK.
Jangan lupa untuk beri tanda centang pada pilihan “Enabled”

Untuk Kubuntu
jika belum auto start, perlu membuat file auto start.
buka Konsole, dan ketikkan:

echo “compiz –replace” > ~/.kde/Autostart/startcompiz.sh
chmod +x ~/.kde/Autostart/startcompiz.sh

perintah tersebut untuk membuat file autostart di folder /home/USER/.kde/Autostart
sehingga ketika KDE dijalankan, compiz akan otomatis langsung dijalankan.

jika menggunakan emerald, dan ingin otomatis dijalankan juga, ubah file startcompiz.sh menjadi:

compiz –replace &
emerald –replace &

Troubleshooting
Jika anda tidak bisa menjalankan Compiz Fusion ketika pertama kali digunakan, ada beberapa kemungkinan.
1, VGA anda belum support 3D Effects
2. VGA anda belum di support oleh Compiz
3, Driver VGA anda belum terinstall.
4, Driver telah terinstall, namun butuh Xserver-Xgl
(more…)

Failed to acquire org.gnome.SettingsDaemon

Wednesday, May 14th, 2008

Sore ini balik dari kantor langsung nyalain laptop. Seperti biasa, boot ke Ubuntu Hardy (8.04).
Setelah memilih Ubuntu dari Grub, mulai tampak sesuatu yang janggal. loading Ubuntu berubah menjadi console mode, dan stuck pada salah satu baris cukup lama. Memang akhirnya sukses loading, dan masuk ke tampilan login GDM.

Namun masalah nya muncul setelah login.Sebelum tampilan desktop keluar, muncul jendela pesan error yang mengatakan bahwa terjadi kegagalan pada saat memulai GNOME Settings Daemon.
Pesan kesalahannya seperti berikut:

GNOME Settings Daemon

Setelah itu desktop tampil secara normal. Tapi tampaknya memang ada yang salah dengan GNOME. Saya pun langsung tekan tombol restart untuk memastikannya.

Ketika restart, masalah yang sama terjadi lagi. Dan jendela pesan error ini muncul kembali.
Kelihatannya memang ada kegagalan pada saat memulai “gnome-settings-manager”.
Untuk memastikannya, saya coba jalankan melalui Terminal.
$ sudo gnome-settings-manager

Dan keluarannya seperti ini:
** (gnome-settings-daemon:6794): WARNING **: Failed to acquire org.gnome.SettingsDaemon
** (gnome-settings-daemon:6794): WARNING **: Could not acquire name

Upps… Google pun jadi senjata pamungkas.
Berdasarkan hasil penelusuran, tampaknya masalah ini merupakan bugs. bisa dilihat pada:
https://bugs.launchpad.net/ubuntu/+source/gnome-settings-daemon/+bug/199960/+activity

Dan untungnya, saya menemukan solusi untuk masalah ini.
Caranya dengan mengubah 2 file berikut:
(more…)

Repository Ubuntu 8.04 di server Indonesia (IIX)

Wednesday, May 14th, 2008

Setelah install ubuntu, langkah selanjutnya adalah menyiapkan Repository.
Agar instalasi lebih cepat, lebih baik menggunakan Repository di server lokal (IIX).

berikut panduannya:
1. Buat file sources.list baru dengan nama sources.list.kambing bisa menggunakan vi atau pico
$ sudo vi sources.list.kambing
isinya:

### sources.list .kambing
### Repository dengan menggunakan server mirror kambing.ui.edu## REPOSITORY UTAMA
deb http://kambing.ui.edu/ubuntu hardy main restricted universe multiverse
deb-src http://kambing.ui.edu/ubuntu hardy main restricted universe multiverse

## INI UNTUK MAJOR BUG FIX UPDATES
deb http://kambing.ui.edu/ubuntu hardy-updates main restricted universe multiverse
deb-src http://kambing.ui.edu/ubuntu hardy-updates main restricted universe multiverse

## INI UNTUK UBUNTU SECURITY UPDATES
deb http://kambing.ui.edu/ubuntu hardy-security main restricted universe multiverse
deb-src http://kambing.ui.edu/ubuntu hardy-security main restricted universe multiverse 

2. backup file sources.list asli.
$ sudo mv /etc/apt/sources.list $HOME/sources.list.asli

3. pindahkan file source.list.kambing ke [i]/etc/apt/
$ sudo cp sources.list.kambing /etc/apt/sources.list

4. Lakukan update repository
$ sudo apt-get update

Untuk install paket menggunakan terminal/konsol:
$ sudo apt-get install NAMAPAKET

Lebih gampang, bisa menggunakan Synaptic Package manager untuk yang menggunakan Ubuntu, dan Adept Manager jika menggunakan Kubuntu.

Beberapa perintah penting:
- $ sudo apt-get check => Untuk memeriksa apakah ada masalah pada repository
- $ sudo dpkg –configure -a
- $ sudo apt-get install -f => Melanjutkan proses instalasi apabila sebelumnya terjadi masalah.
- $ sudo apt-get clean => membersihkan file2 paket (cache) yang telah didownload pada saat instalasi (terletak di /var/cache/apt/archives/)

Selain di server kambing, bisa juga menggunakan Repository FOSS-ID, yang mesin nya terletak di Telkom. (Berguna bagi yang menggunakan ISP pada jalur Telkom, misal: speedy)

### sources.list.foss-id
### Repository dengan menggunakan server mirror foss-id.web.id## REPOSITORY UTAMA
deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu hardy main restricted universe multiverse
deb-src http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu hardy main restricted universe multiverse

## INI UNTUK MAJOR BUG FIX UPDATES
deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu hardy-updates main restricted universe multiverse
deb-src http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu hardy-updates main restricted universe multiverse

## INI UNTUK UBUNTU SECURITY UPDATES
deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu hardy-security main restricted universe multiverse
deb-src http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu hardy-security main restricted universe multiverse

Install Ubuntu 8.04 dari USB Flashdisk

Wednesday, May 14th, 2008

Berikut panduan singkat instalasi Ubuntu dari USB Flashdisk.

Kenapa menggunakan Flashdisk?
1. Loading lebih cepat.
2. Menghemat optik CD/DVDROM
3, Buat yang mendapatkan Ubuntu via download, tidak perlu burning ke CD terlebih dahulu.

Requirement:
1. USB Flashdisk minimal 1GB.
2. Sistem Operasi Linux (prefer Ubuntu) untuk menseting flashdik.
3. Pastikan komputer anda bisa booting dari USB

Langkah-langkah:
1. Download file iso Ubuntu 8.04 melalu situs resmi atau di di server mirror:
- http://www.ubuntu.com/
- ftp://kambing.ui.edu/pub/
- ftp://dl2.foss-id.web.id/iso/ubuntu/releases/

2. Download file isostick.sh berikut ini, dan gabungkan dalam satu folder dengan iso ubuntu.
$ wget http://www.startx.ro/sugar/isotostick.sh

3. Buat usb flashdisk anda agar bisa bootable.
$ sudo parted /dev/sdb set 1 boot on

PERHATIAN: /dev/sdb adalah lokasi USB flashdisk anda. Ubah lokasi nya jika flashdisk anda terbaca di lokasi yang lain. PASTIKAN lokasi flashdisk anda telah benar.

4. Jalankan script isostick.sh tadi dan buat bootdisk nya ke flashdisk anda.
$ sudo ./isotostick.sh ubuntu-8.04-desktop-i386.iso /dev/sdb1

5. Tunggu beberapa saat, dan jika semua nya benar dan lancar, selanjutkan akan muncul pesan seperti:
….
Installing boot loader
USB stick set up as live image!

6. Setelah selesai, unmount flashdisk anda, dan restart komputer. ubah urutan booting agar boot awal dari USB.

Selamat Mencoba

*semoga berhasil!*

About Me

Here I'll share my knowledge, discovery and experience related to my hobby and work. Most articles on this site are related to daily life, hobbies, programming, and linux. More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader
Find entries :