Mungkin sudah pada tahu kalau GMail punya trik untuk alamat email kita. Contohnya adalah penggunaan “+” dan “.” pada nama email kita. Fitur ini bisa kita manfaatkan untuk menyaring sumber email agar terhindar dari spam.

Contohnya, jika kita punya alamat email “[email protected], maka kita bisa menambahkan string baru di nama email kita dengan menambahkan “+” menjadi “[email protected]“. Alamat email ini akan tetap masuk ke inbox GMail kita. Yang nantinya bisa kita tambahkan ke dalam filter email kita.
Lainnya, kita juga bisa menambahkan “.” pada nama email kita menjadi “[email protected]” atau “….na.m.a.s.a.y.a…@gmail.com“. Tentu saja email yang terkirim ke alamat tersebut akan tetap masuk ke inbox kita.

Hal ini berguna untuk menyaring sumber email yang datang. Misalkan kita perlu mendaftar ke suatu website yang mengharuskan kita untuk mencantumkan alamat email kita. Sedangkan kita tidak percaya apakah aman mencantumkan alamat email kita disitu. Dengan trik ini, kita akan bisa mengetahui, website tersebut bisa dipercaya atau tidak.
Pada saat mencantumkan alamat email, tambahkan “+” sehingga menjadi “[email protected]“. Dan ketika kita mendapatkan email di inbox kita dengan isi dan sumber yang tidak jelas dan ditujukan ke alamat tadi, maka bisa kita pastikan bahwa website tadi tidak bisa dipercaya. Bisa jadi dia menjual alamat email anda ke pihak lain, atau menggunakannya sendiri untuk hal-hal yang tidak berkaitan (baca: Spam). Dengan begitu anda bisa memasukkan website tadi ke daftar-hitam anda.
Namun cara ini tidak selalu berhasil. Beberapa website menolak penggunaan “+” pada alamat email. Sehingga kita perlu menggunakan trik lain. Gunakan saja “.” pada nama email anda menjadi “[email protected]“. Usahakan agar selalu unik. Artinya pola titik yang anda gunakan berbeda untuk tujuan masing-masing, agar memudahkan anda mengingat dimana anda memberikan alamat email tersebut.

catatan: Jika username terdaftar anda adalah “namasaya“, maka anda tidak bisa melakukan login dengan menggunakan “.” menjadi “nam.a.saya“. Ketika login anda tetap harus menggunakan username asli anda. Kecuali ketika pertama mendaftar anda telah menggunakan “.” pada username anda.

Trik lain yang lebih menarik adalah menggunakan alamat “@googlemail.com“. Anda bisa menggunakan alamat email “[email protected]” sama seperti “[email protected]. Keduanya milik Google, dan akan masuk ke inbox yang sama. Maksudnya, jika anda telah memiliki account “[email protected]“, maka anda bisa menggunakan “[email protected]” tanpa perlu mendaftar lagi. Jadi seakan-akan anda memiliki 2 alamat email (*).
Dengan menggabungkan trik yang sebelumnya, maka kita akan memiliki filter yang lebih lengkap lagi. “[email protected]” akan tetap masuk ke inbox “[email protected]“. Ketika ada email spam yang masuk dengan tujuan alamat tersebut, kita bisa langsung memberikan penyaringan pada inbox kita agar setiap email yang masuk dengan tujuan alamat email tersebut langsung diarahkan sebagai spam, atau langsung hapus.

Dengan begini kita bisa sedikit merasa lebih aman dalam memberikan alamat email kita. Sehingga inbox kita bisa lebih bersih dari spam.
Memang filter spam di GMail sendiri sudah lebih baik. Saya sendiri sangat jarang sekali mendapatkan email spam. Bahkan hampir tidak pernah, meskipun sering mendaftarkan email saya ke banyak situs.
Namun kita sebagai pengguna, akan lebih baik kalau selalu bersikap “cari aman” dalam ber-internet. Terutama kepada pihak yang sering menjual alamat email kita kepada pihak lain. Untuk itu lah trik ini sangat berguna.

Semoga bermanfaat. ^^’

(*): Penjelasan kenapa Google memiliki 2 domain (GMail dan Googlemail) untuk alamat email bisa dibaca disini:
http://mail.google.com/mail/help/intl/en-GB/googlemail.html
http://news.bbc.co.uk/1/hi/business/4354954.stm