Pengemis Modern
Friday, December 7th, 2007Beberapa hari yang lalu, saya diajak temen potong rambut di Salon Majiwaru. Buat yang ga tau, itu salon buat Harajuku Style, terletak di Jl.Kalimantan no.11, depan SMA 3 Bandung. *bantuin promosiin dikit*
Singkat cerita, abis dari kantor kita pun langsung cabut kesana. Sampe diperempatan, kebetulan kena lampu merah. Kita pun berhenti disamping trotoar pembatas jalur ditengah, persis disamping tiang lampu merah nya.
Dibawah tiang lampu merah itu, ada seorang pengemis bapak2 yang duduk bersandar ditiang. Melihatnya tentu bikin sedikit iba, gimana engga, muka nya (tepatnya kepalanya) sebelah kanan tampak sangat tidak normal. entah itu tumor atau apa lah, yang jelas tidak normal. Dengan kondisi begitu, tentu nya dia hanya bisa melihat dengan satu mata disebelah kiri nya.Pakaiannya lusuh, banyak sobek disana sini. kaki nya pun banyak bekas luka.
Kita berdua pun sedikit2 memandang sang bapak tersebut. Kelihatan menyedihkan gitu. Ada muncul niat mau sedikit memberi sedekah ala kadar nya deh.
Namun suatu pemandangan sangat mengejutkan kita berdua, si bapak itu tampak tersentak, lalu merogoh kantong di tas pinggangnya. Lalu mengeluarkan sesuatu yang bentuknya sangat kita kenal. Dengan sedikit disembunyikan, jempol nya pun sibuk menekan-nekan tombol pada “sesuatu” itu.


